DAMPAK-DAMPAK COVID-19

                 Dampak Pandemi Virus Corona Pada Perekonomian                                       

Dampak yang pertama yang sangat terasa dan mudah sekali dilihat adalah melemahnya konsumsi rumah tangga atau melemahnya daya beli masyarakat secara luas.

Hingga saat ini, masyarakat mengalami penurunan daya beli yang sangat signifikan. PPKM yang terus berlanjut dengan berbagai aturan pengetatan menghambat masyarakat untuk beraktifitas ekonomi.

Regulasi pengetatan diberbagai sektor dari aturan PPKM memberikan pengaruh terhadap naik turunnya sektor ekonomi.

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah diharapkan mampu memberikan terobosan untuk dapat memberikan solusi agar kemampuan daya beli masyarakat tetap dapat bertahan.

Dampak kedua yang sangat terlihat di DIY sebagai bagian tidak terpisahkan dari ekonomi nasional adalah menurunnya angka Investasi diberbagai sektor usaha.

Ketidakpastian akibat pandemic mengakibatkan banyak masyarakat ragu untuk memulai investasi, pengusaha pun demikian. Ada keraguan apakah investasi yang dilakukan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Keraguan berinvestasi mengakibatkan dunia usaha tidak bergerak seperti yang diharapkan.

Investasi di sektor pariwisata, hiburan,seni budaya, travel, transportasi kuliner yang dahulu cukup ramai diminati di DIY saat ini turun sangat drastis. Di tambah PPKM yang membatasi pergerakan di berbagai destinasi wisata. Sebagai contoh kecil runtuhnya investasi usaha dikala pandemik.

Dampak ketiga adalah pelemahan ekonomi daerah dan nasional. Penurunan penerimaan pajak, perlambatan pertumbuhan ekonomi menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dan nasional dikala pandemic.

Tekanan penerimaan sektor pajak mempengaruhi pendapatan yang diterima pemerintah sehingga cukup menghampat pendanaan program yang sudah direncanakan. Kondisi pandemic yang menuntut adanya pembatasan mobilitas dan aktivitas mendorong juga adanya realokasi anggaran dan refocusing anggaran selain didasari adanya tekanan pendapatan yang tidak sesuai dengan proyeksi sebelumnya.

Dampak keempat adalah pergeseran pola bisnis dan penerapan bisnis model yang tidak biasa.
Pembatasan akses mobilitas masyarakat untuk bertemu dalam berbagai kegiatan termasuk didalamnya kegiatan bisnis/ekonomi mengakibatkan tumbuhnya pergeseran bisnis model yang ada saat ini. Shifting ekonomi konvensional yang dahulu diprediksikan masih membutuhkan waktu untuk implementasi dimasyarakat ternyata dalam kondisi pandemik seperti saat ini, semua pihak dituntut untuk beradaptasi dengan bisnis model yang baru.

Dampak kelima yang cukup signifikan adalah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Pandemik covid-19 mendorong semua orang untuk tidak lagi beraktivitas secara konvensional. Pembatasan pertemuan, pembatasan aktivitas berkerumun menjadi pemicu perlu adanya inovasi dengan pemanfaatan teknologi.

Teknologi informasi dan komunikasi menjadi jembatan bagi semua pihak untuk terus dapat bertahan dalam berbagai kondisi.

Adaptasi dan implementasi teknologi informasi dan komunikasi di sektor ekonomi sudah tidak bisa dihindari. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi tidak hanya dimonopoli oleh kalangan tertentu atau pengusaha kelas atas, namun sudah menjadi kebutuhan semua kalangan saat ini.

Namun demikian, menjadi hambatan bagi para pelaku bisnis yang belum mampu beradaptasi dan mengimplementasi teknologi informasi dan komunikasi dalam bisnis nya.

Hambatan secara teknis maupun hal lain menjadi tantangan bagi setiap pelaku bisnis disetiap level untuk tetap bertahan dalam kondisi pandemik.

Pemerintah daerah dan Pemerintah pusat perlu menyadari kondisi real yang terjadi di masyarakat. Pemerintah perlu hadir dan memberikan terobosan dan bantuan agar dampak effect pandemik covid-19 di sektor ekonomi tidak terus berlanjuta dan semakin mempengaruhi secara negative kehidupan masyarakat secara luas.

Regulasi yang memudahkan dan membuka kesempatan yang luas dibutuhkan masyarakat.



apa saja dampak covid-19

Infeksi saluran pernapasan

Infeksi saluran pernapasan merupakan hal yang pasti terjadi pada pengidap COVID-19. Virus corona yang masuk dalam tubuh melalui mata, hidung, dan mulut, akan menyerang sel sehat dan membuat virus baru.

Lalu, virus berkembang biak dan menginfeksi sel di dekatnya. Sehingga menyebabkan infeksi dan pembengkakan di saluran pernapasan dan paru-paru.

2. Pneumonia

Dampak COVID-19 dapat menyebabkan komplikasi penyakit paru-paru seperti pneumonia. Pneumonia adalah kondisi ketika paru-paru dipenuhi dengan cairan dan meradang, yang mengakibatkan kesulitan bernapas.

Gangguan pernapasan ini bisa menjadi cukup parah pada beberapa orang.  Bahkan, memerlukan perawatan khusus di rumah sakit dengan bantuan oksigen dan alat ventilator.

Pneumonia yang disebabkan oleh COVID-19 cenderung terjadi di kedua paru-paru. Kantung udara di paru-paru terisi oleh cairan sehingga membatasi kemampuan untuk menghirup oksigen. Akibatnya pengidap pneumonia mengalami kesulitan bernapas dan batuk berdahak.

3. Bronkitis

Bronkitis adalah peradangan atau iritasi yang terjadi pada saluran bronkus, sehingga menimbulkan sesak napas.

Perlu dipahami, bronkitis yang disebabkan oleh COVID-19 menyebabkan produksi dahak yang berlebihan di saluran udara yang berakibat batuk dan dada sesak.

Gejala bronkitis yang dipicu oleh COVID-19 bisa dirasakan dari batuk yang tidak kunjung sembuh selama berbulan-bulan dan dada sesak berkelanjutan.

4. Acute respiratory distress syndrome (ARDS)

ARDS atau bisa juga disebut sindrom gangguan pernapasan akut terjadi karena penumpukan cairan di bagian kantung udara kecil yang elastis, atau dikenal dengan alveoli. 

ARDS masih ada kaitannya dengan pneumonia. Jika pneumonia yang disebabkan oleh COVID-19 berkembang, maka akan lebih banyak alveoli yang terisi dengan cairan yang bocor dari pembuluh darah di paru-paru. 

Akibatnya pengidap merasa sesak napas dan dapat menyebabkan sindrom gangguan pernapasan akut. Pengidap ARDS kerap kali kesulitan untuk bernapas dan memerlukan bantuan dari alat ventilator untuk membantu sirkulasi oksigen dalam tubuh.

5. Sepsis

Bahaya COVID-19 lainnya adalah penyakit sepsis. Sepsis merupakan komplikasi langka yang dapat terjadi ketika infeksi telah mencapai dan menyebar melalui aliran darah.

Jika infeksi telah menyebar maka dapat menimbulkan kerusakan jaringan. Saat sepsis menyerang tubuh, fungsi organ-organ penting seperti paru-paru, jantung, dan sistem tubuh lainnya akan perlahan-lahan rusak dan tidak bisa berfungsi seperti seharusnya

Komentar